Makanan Alami, Pengobatan Almi

Pengobatan Alami untuk Anemia

Anemia terjadi ketika jumlah sel darah merah dalam tubuhmu di bawah normal, atau jika sel darah merahmu kekurangan hemoglobin. Karena efek samping anemia adalah rendahnya sirkulasi oksigen, gejala – gejala anemia biasanya menyangkut lemah otot, lelah berkepanjangan atau lethargy, brain fog dan kadang perubahan mood. Anemia yang parah dapat mengakibatkan beberapa komplikasi seperti : kerusakan jantung, otak dan organ lain.

Anemia lebih umum diderita oleh perempuan (terutama dalam masa reproduksi) dan lansia. Berikut kita akan mempelajari gejala anemia, cara terbaik dan alami untuk mengobati anemia dan menurunkan resiko anemia.

Anemia sangat terkait dengan kekurangan zat besi. Zat besi membantu memproduksi hemoglobin. Tubuh membutuhkan zat besi untuk melakukan berbagai fungsi. Kekurangan zat besi juga bisa disebabkan oleh menstruasi, gizi buruk dan ketidakmampuan menyerap zat besi dari makanan.

Gejala – Gejala Umum Anemia

Tanpa kecukupan sel – sel darah merah yang membawa oksigen, tidak mungkin untuk  mentransportasikan oksigen dalam jumlah cukup ke otak, berbagai jaringan dan sel. Kelelahan yang dialami orang dewasa dapat diakibatkan oleh stress, kurang tidur, virus, jadwal yang padat. Karena  itu sebelum mengecek apakah kamu menderita anemia, penting untuk menyadari bagaimana gejala anemia dapat bermanifestasi dan apa yang membuat mereka berbeda dari sekedar kelelahan.

Berikut adalah beberapa gejala anemia yang paling umum diderita oleh penderita dewasa :

  • Kelelahan
  • Lemah
  • Kulit pucat
  • Denyut jantung yang cepat atau tidak teratur
  • Nafas yang pendek, keseulitan bernafas, stamina yang rendah
  • Nyeri di bagian dada
  • Pusing atau kehilangan stabilitas
  • Masalah kognitif termasuk brain fog, kesulitan berkonsentrasi dan kesulitan menyelesaikan suatu tugas
  • Tangan yang dingin atau tanda – tanda lain dari perubahan suhu tubuh
  • Sakit kepala

Pada awalnya, serangan anemia terjadi sangat ringan, sehingga sering kali terlewatkan setelah bertahun – tahun. Namun seiring waktu, gejala anemia akan memburuk, terutama saat beberapa resiko faktor terlibat. Pengobatan anemia dapat dilakukan dengan mengkonsumsi obat – obatan dari farmasi, namun di sini kita akan membahas pengobatan alami untuk anemia, yang menitikberatkan pada konsumsi makanan, karena makanan sesungguhnya adalah obat dari berbagai penyakit.

Faktor Resiko dan Penyebab Anemia

  • Tubuh tidak memproduksi sel darah merah dalam jumlah cukup
  • Tubuh kehilangan terlalu banyak darah karena kecelakaan, menstruasi atau keadaan lain yang menyebabkan pendarahan
  • Tubuh memusnahkan sel – sel darah merah karena perubahan dalam sistem kekebalan tubuh

Berbagai faktor resiko dan kondisi yang memicu anemia di antaranya :

  • Defisiensi zat besi atau vitamin B12. Ini dapat terjadi pada vegetarian (protein hewani adalah sumber zat besi dan vitamin B). Tubuh memerlukan zat besi, vitamin B2, folat dan berbagai nutrisi dari makanan untuk memproduksi hemoglobin dan sel – sel darah merah dalam jumlah cukup.
  • Pada penderita pernicious anemia, walau mereka menerima cukup vitamin B12, namun tubuh tidak mampu menggunakannya. Karena itu tubuh tidak dapat memproduksi hemoglobin.
  • Usia lanjut. Riset membuktikan bahwa lansia (di atas usia 65 tahun) cenderung mengidap anemia.
  • Kehamilan dapat meningkatkan resiko anemia.
  • Candida, yang mengubah tubuh menyerap nutrisi tertentu, termasuk vitamin B.
  • Berbagai kondisi termasuk penyakit autoimmune (contoh lupus, HIV/AIDS, rheumatoid arthritis), penyakit ginjal atau kanker dapat menyebabkan anemia.
  • Masalah pencernaan yang mengganggu penyerapan nutrisi seperti penyakit radang usus besar, penyakit Crohn, atau ulcer.
  • Sering mengkonsumsi obat generik pereda rasa nyeri seperti aspirin, yang memblokir nutrisi tertentu.
  • Kadang anemia diwariskan secara genetik. Ini termasuk : aplastic anemia (di mana tubuh tidak memproduksi cukup sel darah merah), penyakit sumsum tulang seperti leukemia dan myelofibrosis, hemolytic anemia (sel – sel darah merah musnah lebih cepat daripada yang dapat digantikan oleh sumsum tulang), atau sickle cell anemia (dimana hemoglobin mengalami bentuk tidak normal, sehingga memproduksi sel – sel darah merah yang tidak dapat digunakan dan mengakibatkan sel – sel darah merah mati sebelum waktunya.

 

Pengaruh Diet pada Anemia

  • Selain mendapatkan kecukupan zat besi dan vitamin B, apa yang dapat kamu lakukan untuk mengatasi anemia ? Hentikan konsumsi makanan olahan dan junk food seperti : produk makanan dari tepung, fast food, bahan makanan sintetis (termasuk pemanis sintetis seperti aspartam) dan hentikan konsumsi gula pasir yang berlebihan.
  • Candida adalah sebuah kondisi karena  pertumbuhan jamur dan menggangu keseimbangan ph dan  lapisan lendir (mucous lining) dari sistem pencernaan. Karena itu Candida mempengaruhi tubuh menyerap nutrisi.
  • Sering kali isu pencernaan seperti candida memiliki kaitan dengan anemia, terutama pada wanita. Jika kamu memperhatikan warna putih pada lidah, atau di bagian belakang tenggorokan,  atau jika kamu memiliki masalah jamur dalam bentuk apapun,  ini adalah tanda dari gejala candida. Bersama – sama dengan isu pencernaan , chronic fatigue , brain fog juga sering lewat dari pengamatan sebagai tanda candida. Pertumbuhan candida yang berlebihan dapat merusak konsentrasi pikiran, koordinasi fisik, dan ingatan, sama seperti yang dapat disebabkan oleh anemia.
  • Untuk mengatasi candida dan berbagai masalah terkait pencernaan, umumnya sangat membantu untuk menghindari segala jenis olahan dari gula pasir dan biji – bijian setidaknya untuk periode tertentu. Dengan kata lain, menerapkan “diet eliminasi” dapat membantu mengontrol gejala – gejala candida. Makanan olahan yang mengandung gula dan tepung seperti pasta, roti tawar, roti manis ,kue,  cereal (perhatikan kadar gula sebelum membeli cereal kemasan)  akan memberi makan jamur di sistem pencernaan.  Ini dapat memblokir penyerapan zat besi dan memperburuk anemia, sehingga menjaga kualitas asupan makanan adalah kunci pemulihan dari candida.  Sebaiknya ganti makanan bergizi rendah ini dengan sayuran segar, protein berkualitas dan lemak sehat. [Baca juga anti-inflammatory diet].

Jika ingin mengkonsumsi roti, konsumsilah  roti Pumpernickel (terbuat dari biji – bijian utuh), roti Sourdough.

Makanan yang Harus Dihindari Penderita Anemia :

  • Gula pasir dan pemanis sintetis
  • Tepung terutama dari biji – bijian (seperti tepung terigu)
  • Ada sebuah zat dalam coklat yang menarik zat besi dari tubuh.
  • Produk susu. Kalsium dalam susu mengikat zat besi dalam makanan
  • Soda tinggi akan gula ,rendah nutrisi dan memblokir penyerapan zat besi. [Jika kamu ingin mengkonsumsi soda yang tinggi gizi buatlah : Ginger bug : Minuman Tonik Kesehatan Fermentasi dari Jahe ]
  • Kopi dan teh hitam. Konsumsi kopi berlebihan dapat memblokir penyerapan zat besi. Batasi konsumsi harian kopi dan teh hitam menjadi 1 cangkir.

5 Pengobatan Alami untuk Gejala Anemia

Berikut adalah 5 langkah untuk mengobati anemia secara alami

Langkah #1 : Memberi nutrisi pada limpa

Limpa adalah organ yang bertanggung jawab untuk memproduksi sel darah merah.  Makanan yang baik untuk limpa adalah :

  • Labu kuning (2 porsi / setiap hari).
  • Sayuran hijau  (bayam, kailan, caysim, bakcoy)
  • Sayuran pahit (Romaine lettuce, pare, daun paya)   

Langkah #2 : Konsumsilah Probiotik Setiap Hari untuk Menjaga Kesehatan Usus

Meningkatkan kesehatan usus adalah mutlak untuk penyerapan nurisi yang optimal.  Kesehatan usus dapat terjaga dengan mengkonsumsi probiotik. “Kamu adalah apa yang kamu cerna dari makanan”.  Jika sistem pencernaanmu tidak baik, kamu juga tidak dapat menyerap zat besi, baik dari makanan maupun dari suplemen. Salah satu penyebab tidak sehatnya sistem pencernaan adalah kondisi yang disebut leaky gut syndrome.  Usus yang bocor tidak mampu menyerap vitamin dan mineral, termasuk zat besi, vitamin B12, magnesium dan zinc.

Sebuah penelitian dari Stanford menunjukkan peningkatan kadar berbagai vitamin B dan zat besi saat orang mengkonsumsi probiotik.  Probiotik dapat diperoleh dalam bentuk kapsul, atau mengkonsumsi makanan hasil fermentasi,  (Sauerkraut,  kimchi, , acar lemon), atau minuman hasil fermentasi (Beet Kvass, Ginger Bug, Turmeric Bug).

Langkah #3 : Mengkonsumsi Makanan yang Kaya akan Zat Besi

Liverwurst-cara-enak-menikmai-hati-sapi-300x181 Pengobatan Alami untuk Anemia
Liverwurst dan roti Sourdough adalah makanan khas Jerman, kombinasi sehat dan unik untuk menikmati hati dan roti sehat

Makanan yang kaya akan zat besi di antaranya adalah :

    • Protein nabati : kacang – kacangan, sayuran dan biji – bijian utuh
    • Sayuran hijau : bayam (terutama bayam merah) kailan, brokoli,
    • Protein hewani : daging sapi  (terutama hati sapi),daging domba makanan laut, hati ayam. Leberwurst / Liverwurst adalah sosis khas Jerman yang terbuat dari hati.  [Baca juga Resep Membuat Leberwurst.]

Begini cara orang Jepang menikmati hati dari kuda

Buah bit  sangat kaya akan zat besi dan membantu menyehatkan sistem peredaran darah dan menjaga kadar zat besi dalam tubuh. Buah bit dalam dikukus, diblender, dijus, disup (Borscht), atau difermentasi menjadi Beet Kvass. Beet Kvass adalah minuman tonik kesehatan asal Ukraina dan Rusia yang digunakan untuk menjaga kesehatan hati. Beet Kvass dapat dibuat sendiri dengan bit, air dan garam Himalaya. [Baca selengkapnya di  : Resep Beet Kvass].

Langkh #4 : Mengurangi Stress

Jika kamu menghadapi stress emosi  atau kamu berjuang memberi pengampunan , mengatasi kemarahan dengan terapi pengampunan, kekhawatiran dan kecemasan kronis, ini akan melelahkan limpa dan hati . Lakukan detoks emosi setiap hari [Baca juga : Perawatan Pertama pada Luka Batin]. Ingatlah untuk melakukan relaksasi dan manjakan diri dengan merawat kulit , kepala, rambut dan kaki setidaknya pada akhir minggu.  Dan pastikan kamu cukup tidur. Hal – hal ini akan membantu mengisi ulang sistem tubuhmu dan membantu mengatasi stress

Langkah #5 : Pertimbangkan untuk Mengkonsumsi Suplemen zat besi

Menkonsumsi suplemen vitamin B kompleks ( yang mengandung folat (bukan asam folat!),  dan suplemen zat besi. Dalam tradisi pengobatan tradisional Cina, ginseng digunakan untuk mendukung kesehatan limpa. Ginseng adalah sebuah tanaman adaptogenik yang dapat menurunkan hormon kortisol. Karena itu ginseng dapat membantu tubuh mengatasi stress.

Makanan yang Sangat Baik untuk Mengatasi Anemia

    • Hati (terutama hati sapi) . Hati sapi tinggi akan zat besi dan vitamin B12. Selain itu hati sapi adalah salah satu makanan kaya gizi. Jika tidak sanggup mengkonsumsi hati sapi, konsumsilah daging sapi. Pastikan bahwa sapi yang dikomsumsi adalah sapi pemakan rumput (grass-fed beef), bukan biji bijian.
    • Ragi bernutrisi (Brewer’s yeast): kaya akan asam folat, vitamin B12, dan zat besi. Tambahkan ragi ini ke popcorn atau makanan cemilan yang tidak manis. Berikut ini video dari Dr. Eric Berg mengenai khasiat Ragi Bernutrisi

  • Makanan yang kaya akan vitamin C. Vitamin C membantu penyerapan zat besi.
  • Sayuran hijau (bayam, bayam Horenso, kailan, bakcoy, brokoli) kaya akan zat besi dan asam folat. Bayam mentah mengandung asam oksalat dalam jumlah tinggi, sehingga dapat mengurangi penyerapan zat besi. Karena itu sebaiknya bayam dikukus atau diebus dengan api kecil untuk mengurangi asam oksalat dan menjaga gizinya.
  • Pemanis alami (dalam jumlah terbatas) Gantikan gula pasir dan pemanis sintetis dengan gula aren , madu mentah (raw honey) atau Stevia. Keduanya tidak hanya memberi rasa manis, namun mengandung nutrisi yang menyehatkan tubuh. Hindari Stevia bubuk yang berwarna putih karena   diproses berlebihan, sebaiknya gunakan daun Stevia, atau bubuk Stevia yang berwarna hijau.

 

Untuk diingat mengenai Anemia

  • Anemia adalah kondisi umum yang terjadi ketika sel darah merah berada di bawah batas normal, atau jika sel darah merah tidak memproduksi cukup hemoglobin.
  • Beberapa gejala anemia adalah brain fog, fatigue, lemah, kesulitan bernafas , sakit kepala dan perubahan suhu tubuh.
  • Cara alami untuk mengobati anemia adalah dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi dan vitamin B, mengobati berbagai kondisi terkait anemia seperti candida, leaky gut syndrome, mengurangi stress dan mengobati gangguan sistem kekebalan tubuh, ulcer atau penyakit ginjal.
  • Selain menjalani pola hidup sehat, ada baiknya untuk berkonsultasi dengan dokter untuk mengobati anemia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *