Makanan Alami, Pengobatan Almi

Manfaat Kelor untuk Kesehatan Fisik dan Mental

Asal Usul Daun kelor

5-Pohon-kelor-dengan-pod-berisi-biji-kelor-300x225 Manfaat Kelor untuk Kesehatan Fisik dan Mental
Kelor termasuk jenis Legum (Leguminosa), pod ini mengandung banyak biji kelor yang kaya minyak

Daun kelor adalah sumber protein nabati tertinggi, bahkan kandungan proteinnya lebih tinggi daripada kacang kedelai. Daun kelor mengandung 18 dari 20 asam amino yang diperlukan tubuh, 9 di antaranya adalah asam amino essential.  Asam amino essential adalah asam amino yang tidak dapat dibuat oleh tubuh, sehingga satu – satunya cara mendapatkannya adalah melalui asupan makanan.  Karena itu , daun kelor adalah sumber protein nabati yang murah dan sehat.

Menurut Kuli Kuli, sebuah organisasi yang memanen dan mengolah tanaman kelor dari Afrika ,   kelor mengandung

  • 2x kandungan protein dalam yogurt
  • 4x kandungan vitamin A dalam wortel
  • 3x kandungan potassium dalam pisang
  • 4x kandungan kalsium dalam susu sapi
  • 7x kandungan vitamin C dalam jeruk

Discovery Channel documentary Moringa – The Miracle Tree

Kelor digunakan untuk mengobati berbagai penyakit  di antaranya :

  1. Kanker
  2. Diabetes
  3. Anemia
  4. Nyeri sendi (termasuk Osteoarthritis dan Rheumatoid Arthritis)
  5. Berbagai alergi
  6. Asma
  7. Konstipasti, sakit perut dan diare
  8. Sakit kepala kronis
  9. Gangguan jantung (termasuk hipertensi)
  10. Batu ginjal
  11. Water retention
  12. Gangguan tiroid Infeksi karena bakteri, virus dan jamur
  13. Rendahnya libido

7 Manfaat utama daun kelor untuk kesehatan

5-Pohon-kelor-dengan-pod-berisi-biji-kelor-300x225 Manfaat Kelor untuk Kesehatan Fisik dan Mental
Kelor telah menjadi bagian dari sistem pengobatan Ayurveda selama lebih dari 4000 tahun

Kelor mengandung  90 senyawa protektif, di antaranya : isothiocyanatesflavonoid dan asam fenolik (phenolic acid). Kelor terkenal berkhasiat untuk melawan radang (inflammation), malnutrisi dan proses penuaan, karena itu tanaman kelor disebut sebagai “tanaman  ajaib”

 

 

 

 

Berikut ini 7 manfaat utama daun kelor untuk kesehatan :

Manfaat #1 : Kelor kaya antioksidan dan senyawa anti radang (mendukung anti-inflammatory diet)

Moringa oleifera mengandung senyawa yang mirip dengan obat – obatan farmasi namun tanpa efek samping. Menurut sebuah laporan yang dipublikasikan di Asian Pacific Journal of Cancer Prevention, kelor mengandung campuran dari berbagai asam amino essential (pembentuk protein), fitonutrisi karotenoid (carotenoid phytonutrients), zat yang terkandung dalam wortel dan tomat), antioksidan seperti quercetin, dan berbagai senyawa antibakteri yang bekerja sebaik obat – obatan anti radang keluaran farmasi.

Daun kelor kaya akan senyawa yang melawan penuaan dini yang menurunkan efek negatif karena oxidative stress dan radang. Beberapa senyawa itu di antaranya polifenol, vitamin C, betakaroten, quercetin dan asam klorogenat (chlorogenic acid) . Semua senyawa ini berkhasiat untuk mengurangi  resiko terjangkit berbagai penyakit kronis seperti gangguan pada perut, paru – paru, kanker usus besar, hipertensi; dan gangguan mata terkait penuaan.

Manfaat #2 : Menyeimbangkan hormon dan memperlambat efek penuaan

Dalam sebuah studi yang diterbitkan oleh Journal of Food Science and Technology  pada tahun 2014, efek daun kelor dan daun amaranth (Amaranthus tricolor)  diuji terhadap tingkat radang dan oxidative stress pada perempuan yang mengalami menopausee .

Sebagaimana diketahui, kadar beberapa enzim antioksidan menurun selama periode menopausee karena berkurangnya hormon – hormon yang menunjang keremajaan wanita termasuk hormone estrogen. Dalam studi tersebut, para ahli meneliti apakah kelor dapat memperlembat efek penuaan dengan menyeimbangkan hormon secara alami.  90 wanita dalam masa menopausee  45 – 60 tahun) dilibatkan dalam studi ini. Mereka dibagi dalam 3 kelompok  dan diberikan suplemen kelor dalam  berbagai dosis.

Status kadar antioksidan (seperti kadar serum retinol, serum asam askorbat, glutathione peroxidase, superoxide dismutase (SOD) dan malondialdehyde , kadar gula darah selama puasa dan kadar hemoglobin dianalisa sebelum dan setelah kelor dikonsumsi.. Hasil studi menunjukkan konsumsi kelor  dan amaranth meningkatkan status antioksidan secara signifikan  dan menurunkan oxidative stress.  Selain itu, juga ditemukan bahwa kadar gula darah dan hemoglobin juga meningkat. Karena itu para peneliti menyimpulkan bahwa kelor dan amaranth memiliki potensi mengobati berbagai masalah kesehatan terkait penuaan  dan perubahan hormon.

Pada prinsipnya, semua bagian dari pohon kelor dapat dimanfaatkan untuk mengobati radang,  berbagai masalah kardiovaskuler, gangguan sistem pencernaan, memperbaiki fungsi hati dan meningkatkan produksi susu pada ibu yang baru melahirkan.  Sistem pengobatan Ayurveda dan Unani telah menggunakan kelor lebih dari 4000 tahun.  Walaupun demikian, berhati – hatilah dalam mengkonsumsi akar, kulit dan bunga kelor, karena bagian – bagian tersebut mengandung  zat – zat kimia yang mengakibatkan kontraksi janin.  Jadi, walaupun kelor meningkatkan libido, namun kelor dapat  mempersulit  kehamilan.   Konsumsi kelor selama masa kehamilan wajib dilakukan dengan pengawasan dokter.

Manfaat #3 : Kelor membantu memperbaiki sistem pencernaan

Karena bersifat anti radang, kelor telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional, di antaranya dalam pengobatan Ayurveda untuk mencegah dan mengobati stomach ulcers,  gangguan pencernaan, penyakit hati, gangguan ginjal, jamur atau infeksi karena jamur  (misalnya candida).

Minyak kelor (moringa oil / ben oil) biasa digunakan untuk meningkatkan fungsi hati sehingga membantu detoksifikasi tubuh dari berbagai zat berbahaya, seperti racun logam berat. Minyak kelor juga membantu mengatasi batu ginjlal, infeksi saluran kencing, konstipasi, gemuk air / water retention / edema dan diare.

Manfaat #4 : Kelor menyeimbangkan kadar gula darah, membantu mengobati diabetes.

Kelor memiliki asam klorogenat, yang terbukti membantu mengontrol kadar gula darah  dan membantu sel – sel untuk mengambil atau melepaskan gula darah saat diperlukan. Selain itu, kelor mengandung senyawa yang disebut isothiocyanates yang memberikan perlindungan alami terhadap diabetes.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam International Journal of Food Science Technology menyatakan bahwa kelor memiliki efek positif untuk mengontrol kadar gula darah dan kadar insulin pada pasien diabetes, saat kelor, kunyit dalam kari dan pare) disertakan dalam diet tinggi karbohidrat. Efek dari ketiga tanaman ini diuji  pada konsumsi makanan dengan berbagai kadar glukosa. Hasilnya membuktikan bahwa respon plasma insulin turun secara signifikan ketika ketiga tanaman ini dikonsumsi bersamaan dengan makanan.

Beberapa studi terpisah yang dilakukan Biotechnology Institute Sadat City University di Mesir menemukan bahwa konsumsi bubuk dari biji moringa dalam dosis rendah (50-100mg per kg berat badan) terbukti meningkatkan kadar antioksidan dan produksi enzim di dalam hati, pankreas, ginjal dan jantung pada tikus

Konsumsi kelor pada tikus diabetes juga menurunkan 3 indikator pada penderita diabetes yaitu : kadar immunoglobulin (IgA, IgG), kadar gula darah saat berpuasa dan kadar glycosylated hemoglobin (HbA1c) .

Manfaat #5 : Kelor melindungi dan memberi nutrisi pada kulit Kelor mengandung senyawa anti bakteri, anti jamur dan anti virus  yang melindungi kulit dari berbagai infeksi. Beberapa aplikasi kelor pada kulit di antaranya : untuk mengurangi athlete’s foot, menghilangkan bau, mengurangi radang terkait jerawat, mengobati infeksi pada kulit (nanah), dan luka.

Minyak kelor dapat dioleskan pada kulit sebagai pengering, agen astringen untuk membunuh bakteri, dan pada saat yang bersamaan jika digunakan secara teratur, minyak kelor juga berfungsi sebagai pelumas dan menjaga kadar air di kulit untuk memulihkan kelembaban alami kulit. Minyak kelor umum digunakan dalam produksi makanan dan parfum karena mencegah kerusakan makanan dengan membunuh bakteri.

Manfaat #6 : Kelor menstabilkan mood dan melindungi kesehatan otak

Tingginya kandungan protein dan asam amino  tryptofan, membuat kelor bermanfaat untuk memperbaiki fungsi neurotransmitter,  termasuk hormone serotonin, hormone yang berperan besar untuk memberi perasaan nyaman dalam manusia. Kelor kaya akan antioksidan dan berbagai senyawa yang memperbaiki kesehatan kelenjar tiroid, sehingga kelor bermanfaat untuk  untuk menjaga kadar energi dan melawan kelelahan (fatigue), depresi, rendahnya libido, mood swing,  dan insomnia. Mood swing yang intens adalah salah satu gejala yang umumnya ada pada penderita gangguan kepribadian ambang / Borderline Personality Disorder.

 

 

 

 

 

 

Kelor mengandung  beberapa trace mineral penting, protein dan fenolik. Tanaman kelor mengandung kombinasi fitonutrisi  unik dan jarang ada untuk mecegah penyakit . Phytonutritients tersebut adalah zeatin, quercetin, beta-sitosterol, caffeoylquinic acid  dan  kaempferol — terbuki bersifat anti radang.

Beberapa studi menunjukkan bahwa senyawa – senyawa tersebut melindungi jantung, meperlancar peredaran darah dan memiliki efek anti tumor,anti-epileptic, anti-ulcer, antispasmodic, antihipertensi dan anti diabetes.

Manfaat #7 : Kelor melindungi tubuh dari keracunan Arsenik

Daun dan biji kelor melindungi tubuh dari efek karena  mengkonsumsi makaan yan gterkontaminasi arsenik. Arsenik biasa terdapat dalam makanan sehari – hari seperti beras (mungkin karena terkontaminasinya sistem irigasi).

Manfaat Lain dari kelor

5-Pohon-kelor-dengan-pod-berisi-biji-kelor-300x225 Manfaat Kelor untuk Kesehatan Fisik dan Mental
Biji kelor efektif  untuk memurnikan air, minyaknya melembabkan kulit,dan menyembuhkan luka

Biji kelor yang mengandung minyak terbungkus aman dalam pods, persis seperti halnya biji kacang hijau. Minyak kelor dapat digunakan untuk memasak atau dioleskan pada kulit untuk melembabkan kulit, menyembuhkan luka, atau  meredakan  kulit yang terbakar.

Biji kelor juga dapat digunakan untuk memurnikan air. Biji kelor menarik berbagai kotoran, bakteri dan garam dalam air dan membuat air menjadi bersih dan segar. Beberapa studi menunjukkan bahwa pelarutan 0.2 gram bubuk biji kelor dapat membersihkan 1 liter air yang terkontaminasi dan menghasilkan air minum yang aman dikonsumsi.

 

 

 

 

 

 

Kelor vs. Matcha    

5-Pohon-kelor-dengan-pod-berisi-biji-kelor-300x225 Manfaat Kelor untuk Kesehatan Fisik dan Mental
Sama seperti matcha, kelor juga dapat dinikmati sebagai teh

Dua tanaman berkhasiat yang sama – sama hijau ini memiliki beberapa kesamaan. Keduanya kaya antioksidan, melawan radang, memperlambat proses penuaan, melindungi otak, kesehatan jantung dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Keduanya sama – sama umum dikonsumsi dalam bentuk bubuk dan diseduh menjadi teh.

Berikut perbandingan kelor dan matcha

Keunggulan kelor dibandingkan matcha :

  • Kelor memiliki serta, protein, kalsium, sodium, vitamin C dan vitamin A lebih tinggi dari matcha.
  • Daun kelor tinggi protein karena mengandung 9 asam amino essential. Daun kelor adalah sumber protein nabati yang murah dan lebih sehat dibandingkan daging.

Karena itu World Health Organization merekomendsikan konsumsi kelor untuk mencegah berbagai defisiensi. Karena mudah dan cepat berkembang biak, daun kelor menjadi andalan berbagai negara ketiga untuk mengatasi kelaparan dan malnutrisi.

Pohon kelor bahkan dapat tumbuh di tanah super kering seperti di Kenya, Somalia dan beberapa daerah di India. Selain itu, pohon kelor dapat memulihkan kesuburan tanah, membantu proses pemulihan hutan. Perkebunan kelor di Indonesia dapat ditemukan di  antaranya di Blora, Lhokseumawe, dan Kupang.

Keunggulan matcha dibandingkan kelor : Matcha mengandung setidaknya 15 x bahan aktif dbiandingkan the hijau biasa. Karena itu matcha kaya berbagai antioksidan dan tinggi akan epigallocatechin gallate (EGCG), sebuah catechin  kuat yang termasuk dalam kategori flavonoid (subkategori polifenol yang melindungi kesehatan otak). Sementara kelor tidak mengandung EGCG.

Karena itu kombinasi kelor dan matcha memberikan manfaat lebih banyak dibandingkan dengan konsumsi salah satu tanaman tersebut. Kedua tanaman ini memiliki nutrisi yang berbeda.

Dosis Harian Konsumsi Kelor

Belum ditemukan dosis harian konsumsi kelor. Namun beberapa penelitian membuktikan bahwa konsumsi daun kelor 29 mg / kg berat badan mampu menunjang kesehatan tubuh secara optimal.

Bubuk daun kelor memiliki aroma dan rasa khas, sehingga diperlukan beberapa waktu untuk mentolerir rasa tersebut. Untuk kamu yang ingin mulai mengkonsumsi kelor, mulailah dengan ½ sendok teh bubuk kelor selama minggu pertama. Tingkatkan konsumsi kelor secara perlahan – lahan. Kelor dapat berefek laksatif, sehingga beberapa orang mengkonsumsi kelor dengan selang waktu beberapa hari.

Daun kelor dapat disayur bening seperti bayam atau katuk, tapi lebih gurih jika disantan (Jika kamu punya pohonnya, tapi daunnya yang kecil – kecil bisa jadi sangat bala), atau dimakan mentah sebagai salad atau smoothies. Sebagaimana semua jenis sayuran, masaklah kelor dengan api rendah untuk menjaga nutrisinya. Resep dan Cara Membuat Sayur Daun Kelor yang enak dapat dilihat di video Youtube di bawah ini :

NB : Jangan takut dengan santan, karena kelapa yang dimasak dengan api kecil dan tidak dipanaskan berkali – kali baik untuk kesehatan kita)

5-Pohon-kelor-dengan-pod-berisi-biji-kelor-300x225 Manfaat Kelor untuk Kesehatan Fisik dan Mental
Bubuk Kelor dapat diseduh menjadi teh atau dikonsumsi dalam bentuk kapsul

Bubuk daun kelor. Bagian paling bernutrisi dari pohon kelor adalah daun kelor karena bagian ini lah yang mengandung antioksidan terbanyak dan memilik macronutrients.

Untuk membuat 1kg bubuk kelor diperlukan kira – kira 3 ½ kg daun kelor.  Bubuk kelor dapat diseduh seperti menyiapkan teh, atau dikonsums dalam bentuk kapsul,. Sebaiknya bubuk daun kelor tidak dikonsumsi dalam keadaan perut kosong, karena bersifat laksatif.

Saat menyeduh teh, hindari mendidihkan teh kelor. Untuk mempertahankan kandungan gizinya, seduhlah teh kelor dengan dengan panas rendah,

Biji kelor:  Pods dan bunga kelor tinggi akan kandungan asam fenolik  (phenolic acid)   , protein dan asam lemak. Biji kelor inilah yang digunakan untuk memurnikan air dan menjadi sumber utama protein untuk mengatasi malnutrisi.    Biji kelor tersedia dalam bentuk bubuk dan kapsul.  Bagian yang belum matang benar dari tangkai hijau kelor biasa dapat dikonsumsi seperti kacang hijau.

Selalu simpan minyak kelor dalam tempat dingin, gelap, dan hindarkan dari suhu tinggi dan sinar matahari.

5-Pohon-kelor-dengan-pod-berisi-biji-kelor-300x225 Manfaat Kelor untuk Kesehatan Fisik dan Mental
Walaupun harganya mahal, minyak kelor sangat baik untuk kesehatan kulit dan organ tubuh Minyak kelor (moringa oil/be oil) : biasa digunakan sebagai produk kecantikan

Oleifera berasal dari bahasa Latin yang berarti mengandung minyak. Minyak kelor disebut ben oil, karena tingginya kadar behenic acid di dalamnya. 35% – 40% dari massa setiap biji Moringa Oleifera adalah minyak, sehingga pohon kelor menghasilkan minyak lebih banyak dibandingkan bunga matahari atau kacang. Minyak kelor dapat digunakan dalam berbagai masakan karena tidak gampang tengik, sebagai bahan pengawet makanan, pelumas mesin, dan untuk kecantikan kulit. Minyak kelor juga dapat digunakan untuk pembuatan sabun muka berkualitas.  Selalu simpan minyak kelor dalam tempat dingin dan gelap, hindarkan dari suhu tinggi dan sinar matahari.

Ampas dari ekstraksi minyak kelor dapat digunakan sebagai pakan ternak yang berkhasiat meningkatkan produksi susu ternak.

Tips

Kelor adalah sumber protein nabati yang murah dan sehat. Dengan rutin mengkonsumsi kelor, maka kesehatan tubuh terjaga. Selain itu, daun dan biji kelor mengandung anti bakteri, anti jamur , anti virus, dan berbagai mineral sehingga membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan menghindarkan kita dari berbagai penyakit.

Konsumsilah bubuk daun kelor seperlunya. Untuk mendapatkan dosis yang tepat, kamu bisa bereksperimen dengan mengubah dosis konsumsi kelor yang paling tepat untukmu. Sebagai panduan, beberapa penelitian membuktikan dosis harian kelor 29 mg / kg berat badan cukup untuk menunjang kesehatan optimal.

Namun bagi beberapa orang dengan pencernaan sensitif, tidak perlu mengkonsumsi kelor setiap hari.Intinya, mulailah mengkonsumsi kelor dengan ½ sendok teh selama  1 minggu, tingkatkan dosisnya perlahan – lahan, sampai mencapai dosis yang dapat diterima oleh tubuh.

Sumber :p

Moringa Benefits Hormonal Balance, Digestion, Mood & More – Dr. Axe

The Many Uses sof the Mighty Moringa Tree – Dr. Mercola

Kelorina Pusat Informasi dan Pengembangan Tanaman Kelor

Daun.Kelor.Asal.Timor.Diburu.Pembeli.Mancanegara

Kelor (wikipedia)

Moringa oleifera: A review on nutritive importance and its medicinal …

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *